Pengertian dan Contoh Sinopsis Novel Terbaru

Pembahasan kali ini adalah tentang contoh sinopsis novel, pengertian sinopsis novel serta pengertian alur, macam-macam alur serta bagian-bagian alur dalam novel.

Pengertian Sinopsis Novel

Sinopsis lebih dikenal dengan sebutan ringkasan cerita. Sinopsis memudahkan pembaca memahami isi cerita sebuah karya sastra.

Sinopsis berarti ikhtisar karangan yang biasanya diterbitkan bersama-sama dengan karangan asli yang menjadi dasar sinopsis itu.

Sebuah novel atau roman yang memiliki jumlah halaman yang banyak dapat dipadatkan (diringkas) dalam sinopsis pembaca. Maka, di sinilah diperlukan sebuah sinopsis. Sinopsis disusun tanpa meninggalkan alur cerita sesungguhnya.

Jadi, dalam sinopsis tidak ada pengubahan tema, isi, alur cerita, sudut pandang, latar, dan amanat. Satu-satunya unsur intrinsik yang boleh ditinggalkan hanyalah gaya bahasa.

Contoh Sinopsis Novel “Layar Terkembang

Layar Terkembang
Pengertian dan Contoh Sinopsis Novel Terbaru
Novel Layar Terkembang
Raden Wiraatmaja memiliki dua orang anak gadis yang sifatnya sangat berbeda, yaitu Tuti dan Maria. Anak pertamanya, Tuti, adalah gadis yang pembawaannya selalu serius sehingga gadis itu cenderung pendiam. 

Namun, ia sangat berpendirian teguh dan aktif dalam berbagai organisasi wanita. Ia bahkan aktif dalam memberikan orasi-orasi tentang persamaan hak kaum wanita. Pada saat itu, semangat kaum wanita sedang bergelora sehingga mereka mulai menuntut persamaan dengan kaum pria. Anak keduanya adalah Maria. 

Ia memiliki sifat yang lincah, sangat periang dan bicaranya ceplas-ceplos. Ia sangat mudah bergaul dan hidupnya selalu penuh dengan keceriaan. Itulah sebabnya, semua orang yang berada di dekatnya pasti akan menyenangi kehadirannya.

Pada suatu sore, kedua kakak beradik ini berjalan-jalan ke sebuah pasar ikan. Ketika mereka sedang melihat ikan-ikan dalam akuarium, mereka berkenalan dengan seorang pemuda tampan bernama Yusuf. Ia adalah seorang mahasiswa kedokteran. Pada hari itu juga, Yusuf mengantarkan kedua gadis itu sampai di rumah mereka.

Sejak pertemuan pertamanya, Yusuf selalu membayangkan Maria yang sangat periang, lincah, dan suka berbicara ceplas-ceplos. Ia menaruh hati kepada gadis itu. Wajah Maria selalu terbayangbayang di matanya. Senyumnya dan tingkahnya yang periang membuat pemuda itu merasa senang berada di sampingnya.

Takdir kembali mempertemukan Yusuf dengan Maria dan kakaknya di depan Hotel Des Indes. Dengan senang hati, Yusuf mengantar kedua kakak beradik itu berjalan-jalan. Setelah pertemuan tersebut, Yusuf menjadi lebih sering berkunjung ke rumah mereka. Beberapa waktu kemudian Yusuf dan Maria sepakat menjalin hubungan cinta kasih.

Sementara itu, Tuti yang melihat hubungan cinta kasih adiknya sebenarnya berkeinginan pula memiliki seorang kekasih. Apalagi setelah ia menerima surat cinta Supomo. Namun, karena pemuda itu bukanlah idamannya, ia menolak cintanya. 

Sejak itu hari-harinya semakin disibukkan dengan kegiatan organisasi dan melakukan kegemarannya membaca buku sehingga ia sedikit melupakan angan-angannya tentang seorang kekasih.

Pada suatu hari keluarga Raden Wiraatmaja dikejutkan oleh hasil diagnosis dokter yang menyatakan bahwa Maria mengidap penyakit TBC. Semakin hari kesehatan gadis itu semakin melemah sekalipun ia telah menjalani perawatan intensif. Maria yang periang dan lincah seperti kehilangan semangat hidupnya. Hal ini membuat Yusuf merasa sedih.

Pemuda itu mendampingi kekasih hatinya dengan setia. Namun, penyakit TBC yang diderita Maria semakin hari semakin parah sehingga tak lama kemudian Maria pun meninggal dunia. 

Sebelum ia menghembuskan nafasnya yang terakhir, ia meminta kekasihnya untuk menerima kakaknya sebagai penggantinya. Setelah Maria meninggal dunia, Tuti dan Yusuf menjalin hubungan kasih. Mereka pun sepakat untuk menikah.

Sumber: STA, Layar Terkembang, Balai Pustaka Tahun 1997

Subscribe to receive free email updates: