Pengertian, Rumus dan Alat Pengukur Kuat Arus Listrik serta Contoh Soal Kuat Arus Listrik

Berikut ini merupakan pembahasan tentang kuat arus listrik, yang meliputi pengertian kuat arus listrik, alat untuk mengukur kuat arus listrik, rumus kuat arus listrik, contoh soal kuat arus listrik, alat pengukur arus listrik, alat ukur kuat arus listrik, alat untuk mengukur arus listrik, rumus mencari arus listrik, rumus mencari kuat arus.

Pengertian Kuat Arus Listrik

Bagaimana cara mengetahui besar atau kecilnya kuat arus listrik? Apakah kuat arus listrik itu? Besar atau kecilnya muatan listrik yang mengalir pada suatu penghantar tiap sekon disebut kuat arus listrik.
Kuat arus listrik adalah jumlah muatan listrik yang mengalir dalam kawat penghantar tiap satuan waktu.

Alat Pengukur Kuat Arus Listrik

Kuat arus listrik dapat diukur dengan menggunakan alat yang dinamakan amperemeter. Amperemeter disusun secara berurutan (seri) dalam rangkaian listrik, seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini.
Amperemeter yang biasa digunakan di laboratorium sekolah adalah sebagai berikut.

1) Amperemeter yang terdiri atas basikmeter ditambah shunt (ammeter).

2) Avometer singkatan dari ampere, volt, ohmmeter. Bila chanel ditunjukkan pada huruf A, maka yang terukur oleh avometer adalah kuat arus.

3) Untuk amperemeter yang ada di dalam kit listrik, bila plat yang dapat digeser menutupi huruf V, maka huruf A yang terlihat berfungsi sebagai ammeter.

Cara Memabaca Skala Amperemeter

Cara membaca skala pada amperemeter adalah sebagai berikut. Setelah amperemeter terpasang pada rangkaian dan saklar ditutup, maka arus listrik mengalir dan jarum amperemeter menunjuk angka tertentu sesuai dengan besar arus yang terukur.

Misalnya amperemeter akan digunakan untuk mengukur kuat arus maksimum satu ampere, maka masing-masing ujung kabel dimasukkan ke angka nol dan satu.
Pengertian, Rumus dan Alat Pengukur Kuat Arus Listrik serta Contoh Soal Kuat Arus Listrik
Gambar: Rangkaian Amperemeter pada Arus Listrik

Pada rangkaian percobaan pertama lampu pijar menyala dan jarum amperemeter menyimpang. Hal itu menunjukkan bahwa arus mengalir melalui lampu pijar. Kuat arus yang melalui lampu pijar diukur dengan amperemeter, dan satuan kuat arus adalah ampere.

Rumus Kuat Arus Listrik

Apakah yang dimaksud 1 ampere itu?
1 ampere adalah besar muatan listrik 1 Coulumb yang mengalir melalui penghantar setiap 1 sekon. 
Secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut.

Pengertian, Rumus dan Alat Pengukur Kuat Arus Listrik serta Contoh Soal Kuat Arus Listrik

Keterangan:
q = muatan listrik (c = Coulomb)
t = waktu (sekon)
I = kuat arus listrik (C/s atau A)

Satuan kuat arus yang lebih kecil yaitu: miliampere dapat ditulis mA, mikroampere dapat ditulis μA

Contoh Soal Kuat Arus Listrik

1. Banyaknya muatan yang mengalir pada sebuah penghantar 90 C selama 0,5 menit. Berapa ampere kuat arus yang mengalir pada penghantar tersebut?

Penyelesaian

Diketahui:
q = 90 C
t = 0,5 menit = 30 sekon

Ditanya:
I = …?

Jawab:
I =q/t
  = 90/30
  = 3 C/s
  = 3A

2. Dalam waktu 2 menit, pada sepotong kawat penghantar mengalir arus sebesar 10 ampere. Hitunglah muatan listrik yang dipindahkan dalam penghantar tersebut!

Penyelesaian

Diketahui:
t = 2 menit = 120 s
I = 10 ampere

Ditanya:
q = …?

Jawab:
q = I.t
   = 10A. 120s
   = 1200 A.s
   = 1200 C

Demikian pembahasan tentang kuat arus listrik yang meliputi pengertian kuat arus listrik, rumus kuat arus listrik, alat utuk mengukur kuat arus listrik dan contoh soal tentang kuat arus listrik.

Loading...