Pengertian dan Rumus Cepat Rambat Bunyi beserta Contoh Soalnya

Berikut ini adalah pembahasan tentang cepat rambat bunyi yang meliputi pengertian cepat rambat bunyi, rumus cepat rambat bunyi, contoh soal cepat rambat bunyi, cepat rambat gelombang bunyi, contoh soal cepat rambat gelombang bunyi, rumus cepat rambat bunyi di udara, bunyi merambat paling cepat melalui.

Pengertian Cepat Rambat Bunyi

Kilat dan guntur terjadi bersamaan tetapi kilat tampak terlebih dahulu dibanding gunturnya sampai ke pengamat. Ini menunjukkan bahwa laju cahaya dan bunyi tidak sama (laju cahaya lebih besar dibanding laju bunyi). Dan untuk menempuh jarak tertentu bunyi membutuhkan waktu.
Jarak yang ditempuh bunyi dibagi waktu tempuhnya disebut laju bunyi.
Cepat rambat bunyi ialah jarak yang ditempuh oleh gelombang bunyi setiap satu satuan waktu.
Pengertian dan Rumus Cepat Rambat Bunyi beserta Contoh Soalnya
Dimana:
s = jarak tempuh (m)
t = waktu tempuh (s)
v = laju bunyi (m/s)

Selain dengan rumus tersebut, untuk mengukur laju bunyi, di udara dapat dilakukan dengan teknik resonansi.
Resonansi untuk mengukur laju bunyi di udara
Gambar: Resonansi untuk mengukur laju bunyi di udara

Bila frekuensi garputala diketahui dan dengan resonansi panjang gelombang bunyi (λ) dapat dihitung, maka laju bunyi pada suhu udara setempat dapat dihitung dengan rumus:
v = f . λ
Bila suhu ruangan diubah ternyata laju bunyi juga berubah (lihat tabel).
Laju bunyi di udara untuk berbagai suhu
Tabel: Laju bunyi di udara untuk berbagai suhu

Hasil itu menyatakan kepada kita bahwa:
Semakin tinggi suhu udara, laju bunyi semakin besar
Selain suhu, faktor lain yang menentukan laju bunyi adalah jenis mediumnya seperti tampak pada tabel berikut ini.
Laju bunyi pada berbagai medium pada suhu 20oC
Tabel: Laju bunyi pada berbagai medium pada suhu 20oC
Jadi bunyi merambat paling cepat melalui zat padat.

Contoh soal:

Pada suatu hari terlihat kilat, 5 sekon kemudian terdengar suara gunturnya. Bila laju bunyi di udara 340 m/s dan laju cahaya jauh lebih besar dari laju bunyi. Berapa jarak pendengar ke sumber guntur?

Jawab:

Waktu yang dibutuhkan cahaya dari sumbernya kilat ke pengamat (t1) = jarak/laju

Karena laju cahaya sangat besar, maka t1 dianggap 0 (nol). Sehingga waktu yang dibutuhkan bunyi dari sumber kilat ke pengamat (t) = 10 sekon.
s = v × t
  = 340 × 5
s = 1.700 m

Jadi jarak sumber kilat ke pengamat adalah 1.700 meter.
Faktor yang tidak memengaruhi laju bunyi di udara adalah tekanan udara. Berapa pun tekanan udara jika suhunya sama laju bunyi sama.

Subscribe to receive free email updates: