Pengertian Penyimpangan Sosial, Bentuk-bentuk, Jenis, Dan Contoh Penyimpangan Sosial

Berikut adalah pembahasan tentang: Penyimpangan sosial, pengertian penyimpangan sosial, bentuk bentuk penyimpangan sosial, contoh penyimpangan sosial, jenis penyimpangan sosial, penyimpangan sosial dalam keluarga, contoh penyimpangan sosial dalam keluarga, Kekerasan dalam Keluarga, Perceraian, Menelantarkan Anak,

Penyimpangan Sosial Dan Pengertiannya

Penyimpangan sosial adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku yang menyimpang itu. (wiki pedia).
Manusia merupakan makhluk sosial. Oleh karenanya, manusia hidup berkelompok. Hidup berkelompok dimaksudkan sebagai upaya mempertahankan kelangsungan hidup, seperti bekerja, mengatasi ancaman, mencari nafkah, gangguan, dan melanjutkan keturunan.

Dalam mempertahankan hidup, kelompok manusia tinggal menetap pada suatu tempat tertentu. Kumpulan kelompok-kelompok manusia itu kemudian dikenal dengan istilah masyarakat.
Dalam praktiknya, kumpulan kelompok-kelompok masyarakat tersebut menyepakati bersama tentang aturan, norma, budaya, dan kesusilaan. Aturan yang dibuat itu dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan rasa aman, nyaman, dan tenteram.

Meskipun demikian,  di antara anggota masyarakat ada yang tidak mengindahkan aturan, norma, budaya, dan kesusilaan sehingga menimbulkan keresahan. Melanggar aturan, norma, atau budaya yang telah disepakati bersama merupakan penyimpangan sosial.
Penyimpangan sosial, pengertian penyimpangan sosial, bentuk bentuk penyimpangan sosial, contoh penyimpangan sosial, jenis penyimpangan sosial, penyimpangan sosial dalam keluarga, contoh penyimpangan sosial dalam keluarga, Kekerasan dalam Keluarga, Perceraian, Menelantarkan Anak,
Gambar: Ilurstasi Penyimpangan Sosial Dalam Keluarga

Penyimpangan Sosial Dalam Keluarga 

Penyimpangan sosial sering dikenal dengan istilah penyakit masyarakat. Dikatakan demikian karena perilaku menyimpang itu sangat meresahkan masyarakat. Jika kamu menelusuri sebab-sebab munculnya penyimpangan sosial, cenderung berawal dari kondisi keluarga seperti berikut ini.

Kekerasan dalam Keluarga

Kekerasan yang diterima anak dalam keluarga akan menimbulkan goncangan dan tekanan jiwa. Kondisi ini akan menyebabkan penyimpangan pada jiwa anak. Misalnya, anak menjadi pendiam, pemberontak, tidak mau diatur, dan sebagainya.

Perceraian dan Perselisihan Keluarga

Perceraian keluarga menyebabkan anak menjadi frustasi. Dampaknya anak menjadi antipati. Menurut sumber penelitian, pada umumnya banyak anak-anak nakal berasal dari keluarga yang mengalami perceraian dan perselisihan.

Pemanjaan Anak

Mendidik anak dengan pola pemanjaan sangatlah tidak baik. Kondisi itu akan menyebabkan anak menjadi ketergantungan dan tidak mandiri.

Rendahnya Wawasan Keluarga

Tingkat pendidikan dan pengaruh orang tua sangat berperan dalam membentuk pribadi anak. Itulah sebabnya, potensi anak bisa berkembang atau sebaliknya tergantung pada pola didik yang dilakukan orang tua kepada anaknya.

Menelantarkan Anak

Membangun jiwa dan kepribadian anak secara positif, tidak terlepas dari kasih sayang orang tua. Menelantarkan anak, baik secara fisik, materi, maupun psikis akan berdampak buruk bagi perkembangan anak.

Percekcokan atau Ketidakharmonisan Ayah Ibu

Terjadinya percekcokan antara ayah dan ibu di depan anak akan menyebabkan gangguan pada cara berpikir anak. Jika hal tersebut sering terjadi akan mendorong penyimpangan tingkah laku pada diri anak.

Baca juga: Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial

Subscribe to receive free email updates: